Rabu, 15 Januari 2014

Mereka itu sama saja.



Munafik

        Sebenarnya kata munafik terkadang mengingatkan kita akan hal sesuatu..,entah itu di masa lalu..,entah tentang Sahabat yang dulu bilang "Tenang aja...,Gua akan dukung lo sama Dia kok"..., dan berlanjut seperti...,"Kenapa putus? , kok bisa ?,yaudah yang sabar ya ...,Gua akan selalu dibelakang lo kok,memang Dia itu nggak pantes buat lo"..tapi tiba-tiba... "Maaf ya ..,aku udah jadian sama Dia',yang ku maksud MANTANMU yang dulu,semoga kamu nggak marah sama aku ya"

        Secara nggak sengaja atau disengajapun... kata "Dia itu nggak pantes buat lo" dan berubah menjadi "Aku udah jadian sama Dia".. di kata yang berbeda,tapi sama orangnya... itu berarti sama saja dengan
 "Dia itu nggak pantes buat lo,tapi Dia pantes buat gue"
memang mudah ngomongnya .."semoga kamu nggak marah sama aku ya",seperti tanpa dosa atau... seperti tidak punya perasaan? hmm.. sepertinya keduanya.Bagaimana bisa meminta maaf ketika seseorang sudah pernah berjanji tapi dilangar.

        Yah...,memang susah.Dari dasarnya saja memang tidak ada yang sempurna,Tapi bagaimana jika kalian merasakan seperti sama akan hal cerita diatas?, mungkin ada yang tidak akan bisa memaafkan,mungkin ada yang bisa memaafkan,tapi karena terpaksa...mungkin saja.Atau yang lainnya...

        Karena memang...,Munafik itu selalu saja ada di sekitar kita...,
"Maaf,bukannya aku nggak suka kamu,tapi aku memang nggak bisa nerima kamu"
Bilangnya sih begitu..,tapi...dalam hatinya pun beda..
"Ayo dong! nembak lagi...,tadi gua kan cuma pengen ngetes lo doang!"
Hmm..tapi apa mau boleh buat kalo Nasi udah jadi Bubur..,setelah bilang nggak bisa nerima,tau-taunya nggak ditembak lagi.Biasanya ada aja orang yang seperti itu...,Lucu sih,,, tapi harus inget juga sama "Kesempatan nggak dateng dua kali" .

        Kadang kesel,benci,gedeg,marah,.. kalo ngerti ada orang yang munafik .,ya nggak dipungkiri ...semua orang itu berbeda sifatnya..,beda sifat beda jati diri...kadang kalian fikir,cuman orang-orang disekitar saja yang Munafik,tapi sebenarnya kalian sendiri juga mungkin...pernah menjadi Munafik.

"Tenang aja kali...,gua gak bakal bilang siapa-siapa tentang tadi,janji deh gue"
Entahlah..,tapi setelah beberapa jam kemudian...
"Eh,eh.. sebenernya si dia itu lagi ada sesuatu ,hahahaha pengen tau gak lo pada ?"
Bilangnya sih..."Janji Gue" tapi... Hmm.

        Mungkin tanpa kalian sengaja .., kalian pernah bilang gitu ke seseorang tapi akhirnya malah bilang-bilang keorang lain.Sama sih kaya nusuk dari belakang..,tapi tetap sama aja menyakiti perasaan orang lain ...,orang yang udah ngasih kepercayaan ke kalian.

        Janganlah menjadi orang yang munafik..,nggak perlu menjadi Munafik untuk disenangi orang lain..,Lagipula menjadi orang Munafik sangat dilarang Agama. Jadilah orang yang biasa-biasa saja,easy going,humble... dan semua orang akan senang dirimu,jangan membuat sakit perasaan orang lain kepada orang yang sudah percaya dirimu,jagalah apa yang sudah ia ceritakan...,janganlah menunggu-nunggu apa yang sudah ada...,Kesempatan itu cuma sekali dalam seumur hidup kalian.








Directed By :Nindyo Rakasiwi

Kamis, 09 Januari 2014

Semua ini Hadir Tanpa Ku Kira



Berharaplah..

     Mungkin ini bulan terindah terakhir yang akan kulihat,mungkin perasaan ini akan berakhir untuk selamanya...,Semua akan usai,entah... dan tidak akan pernah ada yang tahu akan hal ini,Biarlah ini tetap sama dengan apa yang selama ini terjadi.

     Berharap saja tidak terjadi,tapi apa yang bisa kuubah, mungkin ini yang terakhir...,
Kulihat bulan sudah menjadi bundar,cahaya sudah menjadi hitam...,angin bertabrakan dimana-mana...,Hmm,ini saat-saat yang paling ku senang,tidak akan ada yang melihat,mendengar,dan menyaksikan...apa yang akan kulakukan ...

     Hai kamu yang ada disana ?, hari ini aku masih bisa melihat bulan...,senangnya...,pasti seperti biasa ,kamu sedang menghabiskan waktumu diluar sana dengan teman-temanmu ,senangnya..,maaf aku tidak bisa menghabiskan waktuku untuk menjagamu saat ini,seperti hari kemarin ..Melihatmu,Memandangmu,Tersenyum,Menangis....dan Tersenyum kembali.

     Satu tahun ini aku sudah menjalani apa yang dulu ku janjikan padamu...Dulu..,kita pernah berjanji akan saling menyayangi sampai suatu hari nanti aku atau kamu sudah tidak bisa saling menyayangi lagi di Dunia ataupun Akhirat,Tuhan yang akan menggantikan rasa sayang dariku atau dirimu .

     Hmm,maaf ya ...aku tidak bisa memberimu sesuatu yang berharga,hanya rasa sayangku yang dulu tumbuh sampai saat ini.Mungkin akan hal lainnya...,tapi aku sangat menyayangimu,asalkan dirimu tahu.

     Ketika hari itu datang,..aku sedang duduk menantimu di tempat yang sudah kita janjikan.Aku ingin merayakan hari dimana kita sudah menjalani hubungan itu selama satu minggu.Aku sangat senang..sehingga aku ingin sekali merayakannya.Merayakan hari itu hal terindah yang pernah ku rasakan.

     Aku menunggumu selama kurang lebih 30 menit,tapi kamu belum juga datang,2 jam kemudian.. aku masih menunggumu di tempat itu...,5 jam kemudian....,aku masih mengharapkanmu datang,apa surat yang dulu aku berikan padamu belum dibaca? , ah tidak mungkin fikirku...,aku tahu dia pasti juga ingin merayakan hari ini seperti diriku,dan ternyata hari sudah larut malam.

     Dengan pakaian basah kuyup,karena tadi sore sempat hujan...,aku masih mengharapkan dirimu untuk datang.Tapi apa boleh buat.. hari itu sudah pukul 10 malam.Aku harus pulang malam itu juga,Maaf..aku tidak bisa menunggumu hingga kamu tiba.

     Aku tiba dirumah dan mencoba menghubungi kamu,tapi apa boleh buat...,aku sudah menghubungimu tapi yang mengangkat adalah seorang perempuan,aku tidak mengerti kenapa kamu tidak ingin berbicara denganku,tapi perempuan itu berkata kalau kamu sedang sibuk,dan tidak bisa diganggu.

     "Maaf,aku mengganggumu ...aku bukan bermaksud mengganggumu hari ini ,maaf ya,Hmm,yasudah sampai besok ya..."
     Hanya pesan singkat yang hanya bisa kulakukan waktu itu.

     Setelah hari itu...,kamu berubah...,kamu tidak ingin bertemu denganku..,setiap kali aku ingin bertemu denganmu tapi kamu selalu menjawab tidak bisa, Dan sampai hari ini aku masih mengingat hari itu,... ketika kamu menghubungiku dan bilang
"Semua sudah berakhir,aku sebenarnya menyangi orang lain,aku tidak bisa menjadi yang terbaik,tapi maafkan aku..,lupakan janji janji kita,lupakan semua,anggap semua tidak pernah terjadi"
      Maafkan aku,jika sampai hari ini aku masih tidak bisa menyayangimu.., dan dengan janji kamu dan aku..,aku masih menjalaninya,aku tidak akan lupa dengan janji itu..,dan sampai pada akhirnya aku juga harus mengakhiri janji itu .

     Tepatnya malam ini,aku terbaring ditempat tidur berselimut putih..,dan aku sedang melihat kejendela dan melihat betapa indahnya bulan malam ini.

     Aku mengidap penyakit tumor ganas disalah satu bagian tubuhku,sudah hampir penyakit ini aku sembunyikan darimu,dari semuanya..,Aku terus melawan rasa sakit ini,hingga akhirnya 1 bulan kemarin Dokter mengatakan ,umurku hanya tinggal 1 bulan lagi,tepatnya adalah esok hari...

     Aku sudah merencanakan akan mendonorkan bagian dalam organ tubuhku yang masih dalam keadaan sehat ke orang yang lebih membutuhkan dariku,Maaf selama ini aku hanya membuatmu susah,Dan... aku sudah sampai di titik akhir janji itu,esok hari aku sudah meninggalkanmu dan dunia ini.

     Terimakasih sudah menjadi orang yang kusayang dulu,dan sampai hari ini...,semoga kamu bahagia dengan orang yang lebih baik dari diriku.

     Surat ini aku simpan untuk kamu,aku menulisnya malam ini juga.Tapi mungkin surat ini tidak akan dibaca oleh kamu,karena surat ini .... ,akan ku bawa ke tempat dimana dulu kita pernah akan merayakan hari itu.Aku sudah meminta kakakku untuk menaruhnya disana.

     Mungkin ini yang terakhir..,Terimakasih sayang...




       Dariku Penjagamu.