Senin, 18 Maret 2013

Inilah Aku 2


It's Me

     Yah begitulah jika Mencintai Tapi Tak Dicintai .., sangat sangat Tragis,Sadis,Afgan... Oh Afgan..
Tapi walau begitu aku masih saja mencintainya, itulah ciri dari diriku , jika sudah sangat menyayangi atau mencintai seseorang ,pasti aku akan menunggunya sampai kapanpun...

     Dulu, aku dan Dia (Pujaan Hatiku) sebelumnya belum kenal satu antara yang lain , antara aku dan dia , Sampai pada suatu saat, Sekolahku terjadi Bencana Gempa Bumi .. Memang sangat menegangkan waktu itu jika kuingat ingat lagi.

     Kejadian itu tidak terduga ,karena aku sedang dalam jam pelajaran di kelas,
"Eh ,eh jangan digoyang goyangin dong meja gua , lagi nulis nih.. !" *Bicaraku pada Temanku
"Enak aja , bukan gua ko.. Belakang kali.. " *Temanku bicara kepadaku
     Tiba-tiba ada yang teriak dari luar kelas sangat kencang ...
"GEMPAA,GEMPAA.. !"... *Mungkin Orang Gila yang teriak
     What ..? Gempaa..? Tiba-tiba saja suasana kelas menjadi gaduh karena guncangan Gempa semakin Kuat..
Seperti Guncangan ketika Bu Wasiyati Masuk Kelas (Guru BP-ku)
Dan semakin kuat gempa itu semakin parah teman-temanku dalam kelas, seperti halnya sama saat Ulangan Harian -_- ..

     Dan pada saat terjadinya tragedi itu.. Tepat saat dalam pelajaran B.Inggris , dan inilah kejadian yang sangat lucu pada saat itu , pada saat Gempa itu terjadi dan guncangan Gempa itu semakin kuat .. Guru B.Inggrisku Bicara kepada kita semua di dalam kelas ..
"Tenaaanggg,tenanggg kita harus tenang... " *Ucapnya dengan kencang
     Gilaa aja tu guru , masa kalau lagi gempa gini harus tenang ? -_- , udah kelas paling pojok di lantai 2 ,jauh dari tangga juga -_-" memang Tragis ini guru..

"Tenaangg , kita harus bica menenangkan diri," *Dengan gayanya yang seperti seorang Pemadam 
     Mungkin maksud dari guruku ini Benar, untuk menenangkan kita semua agar tidak panik , Tapiii.. Gak Gini Gini juga kalii.. Kan lagi Gempa terus masa harus diem ditempat duduk saja dan menunggu kita semua tertimpa atap sekolah -_-" sedangkan kelas-kelas sebelahku anak-anaknya sudah berlarian keluar tanpa arah ...Oh Tuhan terbuat dari apa guruku ini

     Ketika Guru B.Inggris ku itu bilang .. "Tenang dan tenang" , tiba-tiba Guruku itu mengambil Tas-nya yang ada di meja Guru dan langsung Lari dengan kencang keluar kelas , Sedangkan kita semua tadi disuruh "Tenang dan Tenanggg" Tapi dia sendiri yang takut karena Gempa *Oh tuhan..-_-"

     Guruku itu berlari dengan sangat cepat ,mungkin dulu dia seorang Atlit Pelari Sprint yang memenagkan juara Harapan 3..,
Tanpa Berfikir apapun , ketika sudah melihat guruku yang berlari cepat keluar kelas, teman-temanku pun ikut berlari dengan sangat cepat keluar kelas , Hadeehhh... Terlihat seperti Lomba Marathon.

     Akupun seperti biasa,hanya berjalan seperti orang normal, tidak seperti  mereka yang berlarian seperti sedang Marathon Berlari .-_-"
     Oh tidaakk, bukan begitu ceritanya, sebenarnya ketika melihat Guruku itu berlari dengan cepat keluar kelas ,Akupun ada di posisi ke2 dibelakangnya -_- , akulah orang kedua dari Guruku yang keluar kelas dengan cepat , tanpa berfikir lama ,tanpa berfikir Hutang-Hutangku pada teman-temanku,tanpa berfikir betapa kasiannya aku tidak mempunyai Pacar ..

     Aku berlari kearah tangga yang ada di sebelah ruang Kamar Mandi , jaraknya agak begitu jauh dari kelasku karena kelasku berada di lantai 2 dan paling pojok.
     Setibanya di tangga .. kita semuapun harus berdesak-desakan siapa yang cepat dia yang akan selamat , Ada yang terinjak-injak ditangga, ada yang diam saja , ada yang berMp3an , ada yang buka Twitter, ada yang lagi Whatsapp-an, Penuh dengan keadaan yang aneh di tangga ini..

     Akupun dengan bergaya seperti Miss Papua Nugini , melambai lambaikan tanganku agar semua orang yang ada di tangga ini semua melihatku agar aku bisa lari dengan cepat menuruni tangga, Bukannya pada melihatku dengan terkagum-kagum tapi mereka semua malah Diam saja.. Mungkin aku dikira orang gila.

     Akhirnya aku sampai juga di lapangan tengah , dengan sangat bersusah payah menuruni tangga itu . Aku sekarang berada di lapangan tengah Sekolahku .. Aku melihat semua teman-temanku ada yang menangis, ada yang terharu karena gempa ini , ada yang sedang menelpon , Hmm... Tak apalah mungkin itu ekspresi dari mereka semua karena terjadinya Bencana Gempa Ini..

     Tak lama kemudian , terdengar suara Toak sekolah berbicara mengenai Gempa ini.
"Semuaa,tidak apa-apa Gempa hanya sekitar 6 Scala Richter , dan tidak ada Gempa Susulan"
     Memang gempa hanya terjadi beberapa menit, dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan yang parah karena Gempa.
Setelah terjadinya Gempa itu semua Teman-temanku membicarakan Gempa ini dengan temannya satu sama lain..
     Indahnya jika mempunyai teman yang asik diajak berbicara seperti itu, sedangkan aku tidak bia berbicara dengan siapapun karena aku tidak mempunyai teman, mungkin aku lebih baik berbicara sendiri saja..

     Setelah dikira Keadaan sudah aman dari gempa ini semua teman-temanku kembali masuk ke kelasnya masing-masing,dan melanjutkan pelajaran kembali..
Akupun dan semua temanku yang kelsnya berada diatas segera menaiki tangga untuk ke kelas.

     Daaannnnn... saat aku berjalan ke kelasku yang berada di pojook aku melihat Dia ! (Pujaan Hatiku) sedang memegang telephone-nya , Oh Tuhan pertama kali aku melihatnya ,ia sangat terlihat seperti orang Baik,Ramah,dan Penyayang, apakah aku bisa memilikinya Tuhann..



Chapter @3


Tidak ada komentar:

Posting Komentar